Penulis :
Dr. Djoko Sutrisno, M.Pd
ISBN: Proses
Editor : Anggit Fuadi, S.Sos
Penyunting: Anggit Fuadi, S.Sos
Desain Sampul dan Tata Letak : Anggit Fuadi, S.Sos
Penerbit : MUTIARA INTELEKTUAL INDONESIA
Anggota IKAPI No.227/JTE/2023
Jumlah Halaman: 224
Harga Buku:
Printed : Rp. 75.000
Ebook : Rp.50.000
Sipnosis
Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, penelitian sosial budaya menjadi semakin penting dalam memahami dinamika masyarakat yang beragam dan kompleks. Buku “Metode Penelitian Sosial Budaya” ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan penelitian yang lebih sistematis dan objektif dalam memahami fenomena sosial dan budaya.
Penelitian sosial budaya merupakan suatu proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data yang berkaitan dengan fenomena sosial dan budaya dalam masyarakat. Dalam buku ini, kita akan membahas secara mendalam tentang definisi dan ruang lingkup penelitian sosial budaya, perkembangan metode penelitian sosial budaya, serta pentingnya metode penelitian dalam studi sosial budaya.
Dalam konteks Indonesia, penelitian sosial budaya memiliki peran penting dalam memahami dinamika masyarakat yang beragam dan kompleks. Madyaningrum (2021) menekankan pentingnya “keterbukaan dua arah” dalam penelitian kualitatif di konteks masyarakat Jawa. Ini menunjukkan bahwa metode penelitian perlu disesuaikan dengan konteks budaya lokal untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam dan autentik.
Perkembangan metode penelitian sosial budaya juga telah membuka peluang baru dalam memahami fenomena sosial yang kompleks. Misalnya, pendekatan etnometodologi dan grounded theory telah memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi realitas sosial dari sudut pandang partisipan penelitian. Hal ini penting dalam konteks Indonesia yang memiliki keragaman budaya yang tinggi.
Dalam buku ini, kita juga akan membahas tentang metode kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian sosial budaya. Metode kuantitatif telah lama menjadi bagian integral dari penelitian sosial budaya, dengan fokus pada pengukuran numerik dan analisis statistik. Sementara itu, metode kualitatif membuka peluang bagi peneliti untuk memahami fenomena sosial budaya secara lebih mendalam dan kontekstual.
Dengan demikian, buku “Metode Penelitian Sosial Budaya” ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi yang ingin memahami penelitian sosial budaya secara lebih sistematis dan objektif. Buku ini juga diharapkan dapat menjadi kontribusi pada perkembangan penelitian sosial budaya di Indonesia dan secara global.


